Menjadi Kaya dengan Jual Popok Mamypoko

Menjadi Kaya dengan Jual Popok Mamypoko

Tidak dipungkiri lagi bahwa dunia penjualan barang-barang rumah sedang mengalami lonjakan yang tajam. Bisnis apapun pasti laku karena tipe masyarakat Indonesia yang konsumtif. Mulai dari jual almari, jual pisau, jual karpet, hingga jual popok mamypoko sangatlah menggiurkan omset dan laba yang akan didapatkan oleh pengusaha tersebut.

Bagi para orang-orang yang telah lama berkecimpung di dunia usaha, melakukan analisis terhadap suatu bisnis pasti bukanlah hal yang sulit. Namun bagaimana dengan teman-teman kita atau bahkan Anda yang tidak pernah masuk ke dunia bisnis?

Nah, oleh karena itu mari kita simak bersama bagaimana cara memulai bisnis jual popok mamypoko agar menghasilkan omset milyaran.

Tips Memulai Bisnis Jual Popok Mamypoko

  1. Melakukan analisis keuangan

Selain berani, Anda juga harus memiliki unsur penting lainnya dalam membangun usaha. Tentu saja modal. Sebisa mungkin kumpulkan modal bersih. Bisa dari uang pribadi maupun penggunaan investor. Hindari penggunaan utang karena tidak tidak tahu bagaimana bisnis akan berjalan dalam beberapa bulan dan tahun ke depan. Minimalkanlah resiko yang harus Anda hadapi.

  1. Memilih pemasok popok

Pemasok popok ialah pihak yang menyediakan popok untuk Anda jual. Pemasok popok ini ada yang illegal dan legal. Datanglah ke kantor pusat mamypoko dan daftarkanlah diri Anda sebagai penerima pasokan. Dengan kerjasama legal antara Anda dan Mamypoko, maka Anda akan mendapat banyak keuntungan seperti potongan harga dan lain sebagainya.

  1. Menentukan target pasar

Karena Anda akan bergerak di bidang penjualan barang, maka Anda harus memahami pasar yang akan Anda masuki. Karena popok merupakan barang yang dibeli oleh kebanyaan keluarga, entah ayah maupun ibu, maka dekatilah pasar-pasar tersebut. Selain masuk ke supermarket, masuklah juga ke toko kelontong, warung-warung kecil yang mana banyak keluarga tinggal di daerah tersebut. Produk Anda akan lebih cepat sampai ke konsumen, bukan?

  1. Melakukan manajemen keuangan

Dalam dunia bisnis, perusahaan yang meraup untung besar namun hanya dalam waktu sesaat merupakan pilihan yang buruk dibanding perusahaan dengan untung sedikit namun berkelanjutan. Elemen kontinuitas ini merupakan salah satu pendongkrak nama atau brand yang akan Anda besarkan. Semakin banyak orang mengetahui perusahaan Anda, maka semakin kredibel perusahaan Anda di mata masyarakat. Jadi, lakukanlah perhitungan dengan tepat agar hasil juga maksimal.

  1. Menentukan metode transaksi

Dewasa ini, metode transaksi daring lebih diminati oleh keluarga muda. Ini berbeda dengan metode beli langsung yang biasanya dilakukan oleh pasangan yang sudah lama menikah. Anda harus menyediakan alternatif yang dapat menjembatani kedua pasangan tersebut. Anda bisa saja membuka toko online perlengkapan bayi untuk menjaring konsumen muda dan membuka toko offline juga agar pasangan tua juga tetap memilih Anda sebagai penjual popok. Semakin inovatif Anda, semakin banyak pihak akan memilih Anda, bukan?

  1. Melakukan penyetokan barang

Seperti kita tahu bahwa permintaan terhadap popok mengalami kenaikan. Ini tidak bisa dipungkiri karena ada lonjakan angka kelahiran. Sedangkan Anda tentu tidak mau mengambil resiko untuk kehabisan barang ketika ada pembeli yang datang. Alternatif masalah ini ialah dengan melakukan stok barang di gudang. Karena popok merupakan barang yang memiliki tanggal kadaluwarsa, selalu cek tanggal tersebut di bagian inventarisasi gudang. Jika popok dalam gudang sudah mendekati tanggal kadaluwarsa, Anda bisa melakukan trik diskon jual popok mamypoko kepada konsumen agar barang tetap terjual dan Anda tidak rugi. Pastikan HPP-nya ya!

Itu dia 5 tips untuk menjadi pebisnis jual popok mamypoko yang sukses. Dimanapun, bisnis pasti dimulai dari skala kecil lalu perlahan-lahan menjadi besar. Apalagi di saat krisis seperti ini, Anda harus memiliki kesabaran lebih apabila ingin memulai bisnis. Bisnis popok merupakan bisnis yang menggiurkan. Oleh karena itu jangan sia-siakan kesempatan yang Anda miliki untuk menjadi sukses!